Minggu, 17 Maret 2013

Materi Teknologi Bahan Kontruksi


MATERI TEKNOLOGI BAHAN KONSTRUKSI
Bagian 1
Bahan Bangunan Hidrolis

A. Bahan Dasar dan Jenis Bahan Bangunan Hidrolis
1. Pengertian
a. Bahan pengikat hidrolis adalah bahan pengikat yang proses pengerasannya lebih baik dalam rendaman air, serta menghasilkan produk yang tahan air
b. Bahan pengikat biasa (non-hidrolis) adalah bahan pengikat yang bila dicampur dengan air menghasilkan produk yang dapat mengeras setelah bereaksi dengan karbondioksida, bukan dengan air.
2. Jenis-jenis Bahan Pengikat
a. Bahan Pengikat Hidrolis
1. Semen Portland (PC)
2. Kapur Hidrolis
3. Pozolan (tras dan semen merah)
b. Bahan Pengikat Biasa
1. Kapur Biasa
2. Gips
3. Bahan Dasar dan Sumber dari bahan pengikat
a. Semen Portland (PC) adalah semen hidrolis yang dihasilkan dengan cara menggiling halus klinker, yang terutama terdiri dari silikat-silikat kalsium yang bersifat hidrolis dan gips sebagai bahan pembantu
b. Kapur bangunan dibagi 2 macam berdasarkan penggunaan, yaitu kapur putih dan kapur aduk. Keduanya terdapat dalam bentuk kapur tohor maupun kapur padam
c. Gips untuk bahan plesteran adalah bahan untuk membuat plesteran atau pelapis lainnya yang harus mengandung minimum 66 % berat bahan senyawa kalsium hemihidrat ( CaSO4. ½H2O) salah satu produk yang dikenal adalah papan gipsum (Gypsum Wall Board) untuk keperluan dekoratif
d. Pozolan (tras dan semen merah) adalah bahan alami ataupun buatan yang terdiri dari unsur silikat dan aluminat yang reaktif. Pozolan tidak memiliki sifat semen, tetapi jika dicampur dengan kapur padam dan air dalam suhu kamar lama-kelamaan akan mengeras menjadi padat dan sukar larut dalam air. Bahan-bahan yang tergolong sebagai pozolan adalah tras, semen merah, gilingan terak/dapur tinggi, fly ash dan air sebagai media pengikat untuk keperluan beton.

B. Proses Pembuatan dari Bahan Pengikat
a. Semen Portland (SP)
Yaitu tanah galuh (lem nepal) dihaluskan + batu kapur dicampurkan secara kering atau basah kemudian ditambah pula zat-zat tambahan airnya, kemudian dibakar pada temperatur tinggi, didinginkan mendadak, diperoleh klinker yang digiling halus sambil dicampur dengan gips yang tak terbakar
b. Kapur Bangunan
Proses pembuatannya dengan cara pembakaran dengan menggunakan tungku pembakaran pada suuhu 6000C – 8000C panasnya harus terbagi rata diseluruh bagian tungku agar mendapatkan hasil batu kapur yang baik
c. Gips, cara pembuatannya adalah dengan cara dibakar dengan menggunakan dapur atau tungku dengan panas suhu 1300C selama 1 jam sehingga kehilangan sebagian kristalnya
d. Pozollan, cara pembuatannya adalah hasil pembakaran tanah liat merah atau pecahan-pecahan batu merah atau genteng yang setelah digiling diayak sampai halus dan dipergunakan sebagai bahan campuran pada campuran adukan kapur yang menjadi adukan bersifat hirolis

C. Sifat-sifat dan Fungsi Bahan Pengikat
1. Semen Portland
- Dicampur dengan air mulai mengadakan pengikatan dalam rendaman air
- Pengerasan, setelah pengikatan terjadi pengerasan
- Konsistensi campuran air + semen (pasta semen) = derajat keplastisan
- Kehalusan, semakin halus semen, semakin besar kekuatan, semakin tinggi gaya ikatnya
2. Kapur Bangunan
- Memberikan sifat pengerasan hidrolik bila dicampur air untuk kapur hidrolis. Pada kapur udara mengerasnya kapur setelah bereaksi dengan karbon dioksida, bukan dengan air
- Memudahkan pengolahan pada adukan (mortar) semen
- Mengikat kapur bebas, yang timbul pada ikatan semen
3. Gips
- Gips bila dicampur dengan air akan cepat mengeras, tidak kuat terhadap iklim
- Gips tidak larut dalam asam garam
- Dalam pembakaran, dapur pembakaran harus betul-betul bersih dari benda-benda lainnya
4. Pozollan
- Bila dicampur dengan air akan mengeras dengan bahan tambahan kapur dalam rendaman air
- Dapat larut dalam asam garam



Selengkapnya dapat di download
Materi Teknologi Bahan Konstruksi

Sabtu, 16 Maret 2013

Mengganti "Older Posts" Dengan Angka

Secara umum, navigasi untuk pindah halaman di blogspot biasanya menggunakan link dengan teks "Older Posts (posting lama)" dan "Newer Posts (posting baru)". Beda dengan wordpress yang navigasinya bisa berbentuk angka sehingga bisa memudahkan untuk loncat beberapa halaman ke postingan yg lama maupun baru.
Nha trik kali ini akan menjelaskan bagaimana cara mengganti link "Older Posts (posting lama)" dan "Newer Posts (posting baru)" menjadi angka seperti gambar di bawah ini


1. Langkah awal tentu saja harus menuju ke desain template anda kemudian ke "Edit HTML" 
2. setelah itu cari kode ini ]]></b:skin> kalo sudah ketemu taruh script dibawah ini sebelum kode tersebut
.showpageArea a {
text-decoration:underline;
}
.showpageNum a {
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
margin:0 3px;
padding:3px;
}
.showpageNum a:hover {
border: 1px solid #cccccc;
background-color:#cccccc;
}
.showpagePoint {
color:#333;
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
background: #cccccc;
margin:0 3px;
padding:3px;
}
.showpageOf {
text-decoration:none;
padding:3px;
margin: 0 3px 0 0;
}
.showpage a {
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
padding:3px;
}
.showpage a:hover {
text-decoration:none;
}
.showpageNum a:link,.showpage a:link {
text-decoration:none;
color:#333333;
}


3. setelah itu cari kode ini </body> kemudian taruh script dibawah ini sebelum kode tersebut.
<!--Page Navigation Starts-->
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<script type='text/javascript'> 
var pageCount=5; 
var displayPageNum=5; 
var upPageWord =&#39;Previous&#39;; 
var downPageWord =&#39;Next&#39;; 
</script> 
<script src='http://bloggergadgets.googlecode.com/files/blogger_pagenavi_min.js' type='text/javascript'/> 
</b:if> </b:if> 
<!--Page Navigation Ends -->


Kalau sudah silahkan dilihat hasilnya.

Hidraulika Dasar



Hidrolika adalah Ilmu terapan yang berurusan dengan sifat mekanis fluida, mempelajari perilaku air, secara mikro ataupun makro. Dalam tenaga fluida, hidrolika digunakan untuk pembangkit, kontrol, dan perpindahan tenaga dengan fluida yang dimampatkan.
Sifat dari zat cair 

  •  Tidak mempunyai bentuk tetap, dan selalu menyesuaikan bentuk yang ditempatinya
  •  Zat cair tidak bisa dikompresi
  • Meneruskan tekanan ke segala arah
Hidrolik bisa dinyatakan sebagai alat yang memindahkan tenaga dengan mendorong sejumlah cairan tertentu. Pembangkit aliran fluida bertekanan disebut pompa, dan komponen pengubah tekanan hidrolik menjadi gerak mekanik (lurus / rotasi ) disebut elemen kerja (silinder/ motor hidrolik).
Keuntungan sistem Hidrolik :

  • Fleksibel dalam penempatan transmisi tenaga
  •  Gaya yang kecil dapat digunakan untuk mengangkut gaya yang besar
  •  Penerus gaya (oli) bisa berfungsi sebagai pelumas
  • Beban dapat dengan mudah dikontrol dengan katup pengatur tekanan (relief valve)
  • Dapat digunakan dengan kecepatan yang berubah-ubah
  •  Arah operasi bisa dibalik dengan seketika
  •  Jika beroperasi dengan beban berlebih bisa lebih aman
  • Tenaga dapat disimpan dalam akumulator.
Kelemahan sistem hidrolik :
Sistem hidrolik membutuhkan suatu lingkungan yang benar-benar bersih, karena komponennya sangat peka akan kotoran dan bisa mudah rusak yang diakibatkan debu, korosi, kotoran, maupun panas yang bisa mempengaruhi sifat minyak hidrolik.
Fungsi fluida hidrolik :

  • Sebagai pemindah/penerus gaya.
  •  Pelumas bagian-bagian yang bergesekan.
  •  Pengisi celah (seal) jarak antara dua bidang yang bergesekan
  • Sebagai pendingin atau penyerap panas yang timbul karena gesekan.
Syarat fluida hidrolik :

  • Mampu mencegah korosi atau kontaminasi.
  • Mampu mencegah adanya pembentukan endapan.
  • Tidak mudah membentuk buih-buih oli.
  • Stabil & mampu menjaga nilai kekentalan.
  • Dapat memisahkan kandungan air.
  • Sesuai atau cocok dengan penyekat/seal dan gasket yang dipakai pada komponen.
RUMUS DASAR :
P = F / A = Tekanan adalah gaya per-satuan luas penampang


P : Presure/ Tekanan (Pascal)
F : Force/ Gaya (Newton)
A : Area/ Luas (meter²)

Q = V/ t = Kapasitas adalah jumlah aliran per-satuan waktu
Q : Kapasitas/ Debit (Meter³/dt)
V: Volume Fluida (Meter³)
t : Waktu (dt)
Atau
Q = A x V
A : Luas (meter²).
V : Kecepatan Fluida (M/dt).
Persamaan Boyle :
P1 x V1 = P2 x V2
P : Tekanan
V : Volume
Persamaan Kontinuitas :
Q1 = Q2 A1 x V1 = A2 x V2
Konversi satuan :
·         1 Pascal = 1 newton/ meter² (Pa = N/M²)
·         1 Bar = 105 Pa = 100 kPa = 14.7 Psi (Lbf/ in²) = 1 kgf/ cm²
·         1 m³/dt = 60 m³/menit
·         1 m³/menit = 1000 LPM (liter/menit)


10 tempat tinggi yang mendebarkan

Ini adalah ketinggian yang sengaja di buat manusia,sangat mendebarkan dan bagi mereka yang sangat lemah dengan jantungnya sama sekali tidak di sarankan untuk ada di sana.tempat yang sengaja di rekayasa,pemandangan langsung ke bawah. Inilah sebuah "permainan" baru yang bisa membuat jantung copot.

1 Puncak Tyrol



 Berada di ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Platform yang didesain Astearchitecture ini terletak di Tyrol, Austria. Baja tahan cuaca digunakan dalam pembangunannya untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. Para pengunjung dapat berdiri sembilan meter dari puncak gunung untuk melihat pemandangan gletser Stubai.

2.Iguazu

Berbentuk spiral dan berlokasi di salah satu air terjun Iguazu di Brasil. Selain air terjun yang memang menakjubkan, lokasinya yang berada di hutan lindung subtropis membuat wisata di tempat ini semakin menyenangkan. Platform pemandangan ini begitu dekatnya sehingga para pengunjung akan tersemprot oleh percikan air. Bahkan, telinga seakan tuli sejenak oleh raungan air jatuh dari ketinggian 80 kaki.

3.Dachstein Skywalk

Berada di ketinggian 2.700 mdpl. Skywalk ini termasuk tujuan populer di Styria, Austria. Disebut "balkon" pegunungan Alpen, Dachstein Skywalk berada pada ketinggian 2.700 mdpl dan di atas bebatuan vertikal Hunerkogel setinggi 250 m. Pemandangan 360 derajat memperlihatkan kepada para pengunjung panorama alam Slovenia di selatan Republik Czech di sebelah utara. Skywalk ini jauh lebih tinggi dari platform di air terjun Niagara ataupun yang berada di air terjun Iguazu, Brasil.

4.Willis Tower Skydeck (Sears Tower)


Para pengunjung dapat merasakan jantung berdegup saat berdiri di atas sebuah lantai kaca yang berada di atas ketinggian 103 lantai dengan pemandangan langsung ke bawah. Inilah sebuah "permainan" baru yang bisa membuat jantung copot di SkyDeck, Tower Sears, Chicago, Amerika Serikat. Para pengunjung cukup perlu berdiri di sebuah kotak yang terbuat dari kaca, terletak di luar jendela di atas ketinggian 412 meter.

5.Aurland Lookout


Arsitek Todd Saunders dan Tommie Wilhelmsen ditugaskan membuat desain tempat pemberhentian yang indah di atas Gunung Aurland di Norwegia dan menghasilkan si cantik ini yang mendapat tempat pertama di kompetisi rute wisata Norwegia. Sisi paling luar platform yang melengkung untuk membentuk fondasi struktur ditutup sebuah kaca. Ini jelas memberikan pemandangan luar biasa ke daratan di bawah untuk mereka yang berani berjalan sampai paling ujung.

6.Grand Canyon Skywalk

Berada tepat di Grand Canyon dan di atas Sungai Colorado, Grand Canyon, Amerika Serikat. Platform menegangkan berbentuk tapal kuda ini bergantung tepat 4.000 kaki di atas tanah dan memanjang 65 kaki dari ujung tebing Grand Canyon. Skywalk berbentuk tapal kuda ini dibangun dari tembok kaca setebal empat inchi dan pengunjung diharuskan memakai kaus kaki antigores bila ingin berjalan dan melihat pemandangan di sana. Ini adalah karya arsitektur luar biasa yang sanggup menahan berat sampai 70 ton dan dapat menahan tiupan angin sampai 100 meter per jam.

7.Fingers Viewing Platform

Berada di Krippenstein, Austria, dengan bentuk lima jari sepanjang 12 meter. Para pelancong dapat melihat platform yang paling spektakuler di pegunungan Alpen. Betapa tidak, setiap bentuk jari selebar empat meter itu dibangun di atas tebing setinggi sekitar 400 meter. Platform ini dapat ditempuh kurang dari 20 menit dari Stasiun Krippenstein, Dachstein, dengan kendaraan kabel.

8.Infinity Room

Terletak di House on the Rock di Wisconsin, Amerika Serikat, dengan panjang 200 meter dan ketinggian 150 m dari permukaan bukit. House on the Rock, pertama kali dibuka pada tahun 1959, adalah kompleks ruangan, jalan, kebun, dan toko dengan desain arsitektur unik oleh Alex Jordan Jr. Berlokasi di Spring Green, Wisconsin, dan merupakan tempat wisata regional. The Infinity Room di rumah itu memanjang beberapa ratus kaki dari lembah, tanpa penyangga di bawahnya, dengan lebih dari 3.000 jendela buatan tangan di pinggirnya.

9.Landscape Promontory

 Landscape Promontory di Swiss, adalah platform pemandangan gantung yang didesain Paolo Burgi sebagai bagian proyek Cardada. Sebuah revitalisasi Gunung Cardada di Swiss yang diharapkan selesai pada tahun 2010. Lorong yang terbuat dari besi dan titanium berujung pada platform pemandangan dengan pemandangan Lago Maggiore. Bukan hanya pemandangan yang dapat dinikmati para pengunjung. Simbol-simbol di ubin dan sejumlah keterangan yang tertulis di susuran platform menawarkan referensi tentang sejarah dan kesusastraan.

 10.Il Binocolo

 

Terbuat dari baja dan berlokasi di Merano BZ, Italia. Di dalam kebun kastil Trauttmansdorff, Italia, para pengunjung akan menemukan platform besi yang memukau ini keluar dari pepohonan. Dengan merujuk namanya, yang berarti teropong, berasal dari bentuk atap kecil platform tersebut dan pemandangan sekitar. Platform ini didesain oleh arsitek Matteo Thun.
Sumber sebuah-catatanku.blogspot.com 

Kamis, 14 Maret 2013

KIMIA DASAR (Bahan Batuan)



Semua bangunan sipil terletak di permukaan bumi atau di dalam bumi. Sehingga material bangunan banyak di ambil dari permukaan atau dalam bumi, yang disebut dengan mineral bumi.
Bumi itu sendiri terdiri dari batuan
 (rock), tanah (Soil), dan air (air tanah) yang merupakan bagian dari mineral bumi.

Tujuan Mengenal Mineral Bumi
a. Untuk pembuatan suatu fisik bangunan
b. Untuk perencanaan struktur dan fondasi
c. Mempelajari deformasi atau gerakan dari (mineral) bumi
d. Mempelajari proses gerakan/sirkulasi air tanah

Jenis Batuan
Batuan Primer/Vulkanik/Beku/Ignous Rock
Batuan ini berasal dari pembekuan magma di dalam bumi yang berlangsung sangat lama pada temperatur tekanan tinggi dan dimuntahkan lewat letusan gunung berapi (lahar panas dan lahar dingin).Terbentuk dari bermacam-macam kristal, dimulai dari fase cair, berlapis, kemudian membeku.
Banyak jenis batuan beku yang mengandung unsur-unsur kimia, yang bermanfaat bagi bahan bangunan (SiO2 : silida oksida).
Sifat dari batuan beku umumnya sangat keras, tahan terhadap cuaca dan reaksi kimia, serta memeiliki berat jenis yang besar. Contohnya batu gunung, yaitu batuan efusif (batuan lelehan) dari muntahan gunung berapi (lahar dingin) yang kemudian membeku. Contoh lainnya adalah batu kali, kerikil, pasir yang memiliki warna kehitaman dan masih bersih dari unsur-unsur organik.

Batuan Sedimen/Sekunder/Endapan/Sedimentary Rock
Yaitu batuan primer yang sudah mengalami erosi karena hancur/pecah oleh pengaruh alam (air, angin, cuaca) kemudian terbawa aliran sungai, banjir atau terhempas angin lalu mengendap di dalam sungai (hilir) atau di dalam tanah.
Struktur batuan ini berlapis dan terbentuk dari proses fisik, kimia, dan biologis.

Jenis-jenis dari batuan sedimen di antaranya :
a. Batuan silika : pasir kuarsi
b. Batuan karbonat : batuan kapur
c. Batuan sedimen organik : minyak bumi, batu bara, aspal, dan lain-lain
d. Batuan vulkanik : abu gunung berapi, yang mengandung SiO2 untuk campuran semen
e. Batuan mineral lempung : kaolin, untuk bahan pembuatan porselin/keramik
f.
 Evaporit : gypsum

Batuan Metamorf/Ubahan/Metamorphic Rock
Batuan beku yang mengalanmi perubahan sifat fisik di bawah pengaruh temperatur atau tekanan yang sangat tinggi dan berlangsung lama sehingga membentuk sifat baru serta mengalami perubahan bentuk fisik.

Jenis-jenis dari batuan metamorf :
a.
 Gneis : terbentuk oleh rekristalisasi pada tekanan tinggi, contohnya batu granit.
b.
 Clyshale : seperti lempung, tapi sangat keras
c. Sabak
d Mika, dll.



KAYU
Kayu merupakan bahan yang berasal dari pohon yang ditebang, kemudian dipotong dan digergaji sesuai panjang dan ukuran yang dibutuhkan.
Ada dua jenis kayu, yaitu kayu bergelang tahun yang susunannya atau lapisannya terdiri dari kulit kayu, kayu luar(lunak), kayu dalam(keras), dan hati. Dan kayu berserat (glugu) yang lapisannya terdiri dari kulit kayu, kayu luar yang keras dan penuh serat, dan kayu dalam yang lunak.
Selain memiliki jenis, kayu juga memiliki berbagaimacam sifat. Di antaranya adalah sifat fisik, sifat kimia, dan sifat mekanik.

Sifat Fisik
  • kayunya kembang susut
  • higrokopus, yaitu dapat menyerap air dan dapat menyimpannya dalam waktu dekat
  • dapat terbakar dan menjalarkan api
  • mempunyai sifat-sifat motif permukaan yang khas dan alami
  • merupakan peredam yang baik
  • mempunyai aroma yang khas

Sifat Mekanik
  • kekuatan arah serat besar
  • kualitas/kekuatan/keawetan kayu tergantung dari usia, jenis, dan tempat di mana pohon itu tumbuh

Sifat Kimia Kayu
  • unsur karbohidrat yang terdiri dari selulosa dan hemiselulosa
  • unsur non karbohidrat (lignin)
  • usur yang diendapkan selama proses pertumbuhan pohonnya (zat ekstraktif)

Faktor Perusak Kayu

Dari pohonnya sendiri
  1. cacat pada permukaan
  2. mata kayu tersebut

Faktor biologis
  1. Serangga : kumbang, kleret tahun, cacing dan rayap
  2. Mikrobio : jamur dan bakteri
  3. Binatantg air : kerang, kepiting, cacing laut
  4. Manusia

Faktor non biologis
  1. Mekanik : pembebanan, pukulan, gesekan, benturan
  2. Api : kebakaran
  3. Alam : cuaca (panas dan hujan dapat menyebabkan pelapukan)

Pengawetan Kayu

1. Pengawetan tradisional

Yaitu dengan cara mengeluarkan unsur karbohidratdari dalam kayu yang bisa dilakukan dengan rendaman (dalam air atau air mengalir). Prosesnya berkisar antara 3 - 6 bulan.

2. Pengawetan buatan

Dengan cara memasukkan racun (obat pengawet) ke dalam kayu, sehingga makanan tercemar dan hewan pemakan kyu tidak suka lagi.

Obat Pengawet

1. Obat pengawet yang larut dengan air
  • daya racun rendap
  • ti9dak mengotori kayu
  • kayu dapat difinishing
  • obat dapat larut bila terkena air atau hujan
  • penetrasi obat mudah
  • cara pengawetan mudah

2. Obat pengawet dengan minyak
  • kayu yang akan diawetkan harus kering atau tidak mengandung air di dalamnya
  • baunya kurang sedap
  • dapat mengotori permukaan kayu
  • daya racunnya sedang
  • sulit difinishing
  • rentokil, dealidrien, pentha chlor phene (PCP)

3. Obat pengawet berupa minyak
  • daya racun sangat tinggi
  • hanya boleh dilakukan di pabrik yang jauh dari pemukiman penduduk
  • hanya untuk konstruksi berat di luar hujan
  • creosot, nepthaline

Cara Pengawetan

1. Penyemprotan dengan sprayer dan pemolesan dengan kuas
  • obat dioleskan atau disemprot di luar permukaan kayu
  • penetrasi kurang
  • dapat diulang beberapa kali

2. Pencelupan
  • kayu dimasukkan ke dalam bak yang sudah diisi obat pengawet
  • butuh beberapa menit bahkan beberapa jam
  • obat pengawet dapat digunakan berulang kali

3. Rendaman : umumnya seperti pencelupan, namun wktunya lebih lama.

4. Cara pengawetan khusus
  • relatif lebih cepat
  • butuh investasi
  • di kota-kota besar digunakan untuk produksi pengawetan massal